UU Pemilu Mengatur Tata Cara Pendaftaran Capres dan Cawapres Tunggal

UU Pemilu Mengatur Tata Cara Pendaftaran Capres dan Cawapres Tunggal

39
0
SHARE

KOPEL – Aturan mengenai pendaftaran calon presiden dan wakil presiden diatur secara detil oleh Undang-Undang (UU) No 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

Tanpa terkecuali, pendaftaran bagi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tunggal. “Pemerintah dan DPR telah menyusun secara detail dan lengkap aturan pendaftaran capres dan cawapres dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, ” kata Kapuspen Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Lebih dari itu, UU Pemilu juga mengatur  perpanjangan waktu pendaftaran capres dan cawapres. Termasuk, perpanjangan waktu pendaftaran karena hanya satu pasangan calon

“Pasal 235 Ayat (4)  UU 7 tahun 2017 tentang Pemilu mengatur tentang perpanjangan masa pendaftaran  selama 2  x 7 hari. Pasal 235 ayat (4) menyatakan dalam hal hanya terdapat satu pasangan calon, KPU memperpanjang jadwal pendaftaran pasangan calon selama 2 x 7 hari, ” kata Bahtiar.

Meski begitu kata Bahtiar, andai pun hanya satu pasangan calon pendaftar, pemilihan presiden tanpa penjadwalan ulang. Pemilihan tetap berlangsung. Tentu dengan catatan satu pasangan calon yang mendaftar tersebut memenuhi syarat. Regulasi pemilu telah mengatur itu.

“Pasal 235 Ayat (6) UU Pemilu menyatakan dalam hal telah dilaksanakan perpanjangan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (4) masih terdapat satu pasangan calon, tahapan pelaksanaan pemilu tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan UU ini.”

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuka pendaftaran bagi capres dan cawapres di Pemilu 2019, terhitung sejak 4 Agustus 2018 sampai 10 Agustus 2018. Namun, sampai sekarang belum ada satu pasang calon pun yang mendaftar ke komisi tersebut. (ydh/indopos)