Monday , 22 December 2014
Translator :

Warga Cemas Tak Dapat Kartu Jakarta Pintar

By Kopel Online - Sen Mar 25, 3:59 pm

JAKARTA – Sejumlah warga Kampung Beting Remaja di Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, khawatir anaknya tak bisa mendaftarkan diri untuk mendapatkan kartu Jakarta pintar.

Sebab, kartu tanda penduduk mereka belum terbit, sementara batas akhir pendaftaran segera berakhir.

Ketua RW 19 Kelurahan Tugu Utara, Ricardo Hutahaean, Senin (25/3/2013) mengatakan, puluhan orangtua siswa di wilayahnya khawatir anak mereka tak terdaftar sebagai peserta program Kartu Jakarta Pintar (KJP).

“Pihak sekolah dan guru anak-anak mereka bilang batas akhir pendaftaran KJP tanggal 25 Maret ini. Padahal, KTP yang jadi syarat pendaftaran belum terbit,” ujarnya.

Dalam dua pekan terakhir, warga dari daerah abu-abu dijanjikan mendapatkan KTP dan kartu keluarga. Penerbitan bukti administrasi kependudukan itu dilakukan setelah terbentuk rukun tetangga dan rukun warga.

Kampung Beting Remaja adalah satu dari lima wilayah abu-abu di Jakarta Utara. Sebagian penghuninya selama ini belum memiliki KTP. Sebagian warga “menumpang alamat” untuk menerbitkan KTP.

Selain pendaftaran KJP, mereka selama ini menghadapi kendala untuk mendapatkan layanan publik seperti layanan kesehatan gratis.

Menurut Ricardo, ada puluhan siswa SD, SMP, dan SMA di wilayahnya yang berhak mendapatkan KJP. Orang tua mereka tak punya penghasilan tetap dan hidup kekurangan. Dari sisi ekonomi, mereka layak mendapatkan bantuan pemerintah dalam bidang pendidikan ini.

Terkait itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Utara, Andre Kunarso mengatakan, pada tahap pertama, pendaftaran KJP berakhir pada 31 Maret 2013. Sementara tahap kedua berakhir pada 31 Juli 2013.

“Sebenarnya orang tua tak perlu khawatir. Jika memang orang tua tak mampu dan belum terdaftar, mereka bisa mendaftar pada tahap kedua,” ujarnya.

(sumber: www.kompas.com)

Leave a Reply