RSUD Sinjai Undang Wartawan dan LSM

RSUD Sinjai Undang Wartawan dan LSM

1932
1
SHARE
Suasana saat pertemuan di RSUD Kabupaten Sinjai Rabu (21/10/2012).

SINJAI– RSUD Kab.Sinjai mengadakan pertemuan lintas sektor dengan wartawan dan LSM di aula RSUD Kab. Sinjai di Jalan Jend. Sudirman Kab.Sinjai Rabu (31/10/2012). Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah perwakilan SKPD dan sejumlah wartawan dan LSM yang ada di Kabupaten Sinjai.
Pertemuan ini menghadirkan Direktur RSUD Kab.Sinjai dr Andi Suryanto Asapa, Kadis Kesehatan dr Nikmat B Situru, Bapel JAMKESDA dr Jufri dan Kepala PT ASKES Kab.Sinjai.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh pihak anggota DPRD Kab.Sinjai Komisi I Jamaluddin sebagai pembanding. Kegiatan yang sempat dihadiri oleh kelompok dampingan KOPEL Sinjai dan sejumlah Parlemen Group dibuka langsung oleh Sekkab Sinjai Taiyeb A Mappasere SH.
Dalam sambutannya Tayiyeb menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum formal-formal belaka bagi pihak RSUD maupun wartawan dan LSM. Bagi golongan orang-orang yang memperhatikan Sinjai kedepan wajib mengikuti dan berkontribusi dalam kegiatan ini.
Hal yang paling penting dikaji dalam hal menyikapi program di sektor kesehatan adalah memahami keinginan masyarakat dengan menyambungkan dengan regulasi yang ada dengan memperhatikan ketentuan-ketentuannya secara detail. Seperti dicontohkan pada salah satu warga yang tidak puas ketika dilarang membawa anak cucu dan sejumlah peralatan tidur yang berlebihan hanya karena ingin memberikan fasilitas terhadap anggota keluarganya yang dalam hal ini sebagai pasien. “Logikanya dimana kenyamanan pasien,” jelasnya.
Misi RSUD Kab. Sinjai adalah “RSUD Terbaik Dalam Pelayanan di Kawasan Selatan Provinsi Sulawesi Selatan”, dinilai sudah tidak sesuai karena bisa dinyatakan berhasil. Ini dilihat dari perbandingan dengan kualitas RSUD di kabupaten lain serta telah terakreditasi secara nasional.
Dia menekankan pula bahwa program kesehatan gratis yang dipelopori A Rudianto Asapa SH.LLM jangan sampai tercederai oleh gerakan-gerakan yang tidak semestinya terjadi. “Janganlah menjadi masyarakat modern namun senang melihat orang susah,” katanya.
(Rudi PG Sinjai Utara)